Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Terbuka Pasaman Gelar Donor Darah Bersama PMI Pasaman Barat
Pasaman Barat – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Pasaman kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan donor darah. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat dan diikuti oleh sejumlah petugas, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta peserta magang di lingkungan Lapas Terbuka Pasaman.
Donor darah menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat berbagi sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang sederhana namun memiliki manfaat besar.
Sejak kegiatan dimulai, para peserta donor tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang telah disiapkan oleh tim PMI Pasaman Barat. Para calon pendonor terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan kondisi umum hingga pemeriksaan yang diperlukan untuk memastikan peserta memenuhi persyaratan donor darah.
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat kemudian melanjutkan proses donor dengan didampingi oleh petugas medis PMI. Kegiatan berlangsung secara tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan serta kenyamanan para pendonor.
Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat. Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.
“Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, kami ingin mengisinya dengan kegiatan yang memiliki manfaat bagi masyarakat. Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang bisa kita lakukan bersama. Darah yang kita donorkan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi orang yang membutuhkan, hal tersebut bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti,” ujar Kepala Lapas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, DWP, dan peserta magang yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat tumbuh dari lingkungan pemasyarakatan melalui kegiatan yang melibatkan berbagai unsur.
“Kami mengapresiasi seluruh jajaran, DWP, dan peserta magang yang telah ikut berpartisipasi. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan dengan berbagi dan membantu sesama,” tambahnya.
Kerja sama dengan PMI Pasaman Barat dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Lapas Terbuka Pasaman dengan instansi serta organisasi yang memiliki perhatian terhadap bidang kemanusiaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi ketersediaan stok darah, kegiatan donor darah juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Sebelum melakukan donor, peserta mendapatkan pemeriksaan awal sehingga dapat mengetahui apakah kondisi tubuh memungkinkan untuk melakukan donor darah.
Keterlibatan anggota DWP dalam kegiatan tersebut turut memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Lapas Terbuka Pasaman. Sementara itu, keikutsertaan peserta magang menjadi pengalaman positif dalam memahami nilai kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari kehidupan di lingkungan pemasyarakatan.
Bagi jajaran Lapas Terbuka Pasaman, kegiatan donor darah juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan internal sekaligus menumbuhkan budaya saling peduli. Semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan kembali diwujudkan melalui kegiatan kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Terbuka Pasaman berharap kontribusi yang diberikan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah, terutama mereka yang sedang menjalani perawatan maupun dalam kondisi yang membutuhkan transfusi.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Lapas Terbuka Pasaman diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Berbagai kegiatan sosial, pembinaan, pelayanan, dan pemberdayaan terus didorong agar semangat kemerdekaan dapat dirasakan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian Lapas Terbuka Pasaman dalam mengisi kemerdekaan. Melalui setetes darah yang diberikan, diharapkan tumbuh semangat kemanusiaan dan kepedulian yang semakin kuat, sekaligus mempertegas komitmen pemasyarakatan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

