Pasaman barat – Kegiatan gotong royong kembali mewarnai lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Pasaman, kali ini dengan melibatkan petugas serta warga binaan dalam pemasangan polongan air di jalan menuju barak petugas. Langkah ini diambil untuk memperbaiki saluran air yang sering menyebabkan genangan di musim hujan, mengganggu akses jalan dan kenyamanan petugas Lapas. Selasa (15/10).
Dalam kegiatan tersebut, petugas Lapas bekerja bahu-membahu dengan warga binaan, menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kepala Lapas (Kusnan) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat, baik dari jajaran petugas maupun warga binaan. “Kerja sama seperti ini sangat berarti. Tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menunjukkan bahwa dengan bergotong royong, masalah besar dapat diatasi bersama-sama. Ini juga bagian dari upaya pembinaan yang positif bagi warga binaan,” ungkapnya.
Pemasangan polongan air ini bertujuan untuk memastikan aliran air hujan dapat tertangani dengan baik, mencegah genangan yang selama ini sering menimbulkan masalah di jalan menuju barak petugas. Kondisi jalan yang licin dan tergenang kerap kali menyulitkan akses para petugas, terutama saat musim hujan tiba.
Selain memasang polongan air, kegiatan gotong royong ini juga dimanfaatkan untuk membersihkan area sekitar dan merapikan jalan yang rusak. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih, nyaman, dan aman bagi semua pihak.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara petugas dan warga binaan bisa menciptakan perubahan positif, tidak hanya dalam hal perbaikan infrastruktur, tetapi juga dalam memperkuat hubungan sosial di lingkungan Lapas.

