Perkuat Sinergi Antarinstansi, Lapas Terbuka Pasaman Teken MoU dengan Bawaslu dan Dinas Sosial Pasaman Barat.
Pasaman Barat, Rabu (29/10/2025) – Dalam upaya memperkuat sinergi antarinstansi dan meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Pasaman menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat. Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilaksanakan secara resmi di Pendopo Lapas Terbuka Pasaman dan dihadiri oleh jajaran pejabat dari ketiga instansi dan staf.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin Harjo menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan terpadu yang melibatkan berbagai sektor, baik sosial, pendidikan, maupun penguatan nilai-nilai demokrasi. Dalam sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa sinergi dengan Bawaslu bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum dan nilai-nilai integritas kepada warga binaan, sementara kerja sama dengan Dinas Sosial diharapkan dapat memperkuat program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan warga binaan menjelang masa bebas.
“Kami menyadari bahwa pembinaan warga binaan tidak dapat dilakukan secara parsial. Melalui kerja sama lintas instansi ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan memiliki bekal pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang cukup untuk kembali beradaptasi dan berkontribusi positif di masyarakat,” ujar Kalapas dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Beldia putra dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lapas Terbuka Pasaman yang telah membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pengawasan pemilu. Menurutnya, edukasi demokrasi dan kesadaran politik perlu ditanamkan sejak dini, termasuk kepada warga binaan pemasyarakatan, agar mereka memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.
“Kami ingin menghadirkan semangat partisipasi demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab. Warga binaan juga memiliki hak untuk memperoleh edukasi tentang nilai-nilai demokrasi, kejujuran, serta kesadaran hukum. Kami berharap sinergi ini menjadi awal dari kerja sama yang produktif dan berkelanjutan,” ungkap Kepala Bawaslu Pasaman Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat, Randy Hendrawan juga menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan pembinaan sosial dan rehabilitasi di lingkungan Lapas Terbuka Pasaman. Menurutnya, program kerja sama ini sejalan dengan visi Dinas Sosial dalam mendorong reintegrasi sosial bagi kelompok rentan, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
“Kami akan berperan aktif dalam kegiatan asesmen sosial, rehabilitasi, serta pendampingan bagi warga binaan, agar mereka memiliki kesiapan mental dan sosial sebelum kembali ke masyarakat. Sinergi ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap upaya pemulihan sosial yang berkelanjutan,” ujar Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama oleh Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Kepala Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan disaksikan oleh jajaran pegawai serta tamu undangan yang hadir.
Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta hubungan kelembagaan yang kuat dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan di Lapas Terbuka Pasaman, baik dalam bentuk penyuluhan hukum, pendidikan sosial, pelatihan keterampilan, maupun kegiatan pembinaan moral dan demokrasi.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah dan nonpemerintah guna memperluas cakupan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan Lapas Terbuka Pasaman sebagai lembaga pembinaan yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya harapan dan perubahan positif bagi warga binaan. Kerja sama ini adalah bukti nyata dari semangat itu,” tutup Kalapas dalam pernyataannya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara pihak Lapas Terbuka Pasaman, Bawaslu, dan Dinas Sosial Pasaman Barat, sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.



