Dukung Ketahanan Pangan, lapas Terbuka Pasaman laksanakan Penanaman Melon dan Panen Anggur di Greenhouse Lapas.

Dukung Ketahanan Pangan, lapas Terbuka Pasaman laksanakan Penanaman Melon dan Panen Anggur di Greenhouse Lapas.
Pasaman Barat – Sebagai bentuk kontribusi aktif terhadap program ketahanan pangan dan peningkatan kemandirian warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Pasaman melaksanakan kegiatan penanaman melon dan panen anggur yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas beserta jajaran. Kegiatan ini berlangsung di greenhouse Lapas Terbuka Pasaman, pada rabu, (2/7).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang berkelanjutan melalui sektor pertanian hortikultura. Dengan memanfaatkan lahan produktif dan sistem greenhouse yang telah dikembangkan, Lapas Terbuka Pasaman berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga produktif dan bermanfaat bagi pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, [Abraham Benyamin Harjo], menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan lembaga terhadap pembangunan ekonomi mikro dalam lapas dan upaya untuk membekali WBP dengan keterampilan praktis.
“Melalui program pembinaan berbasis pertanian ini, kami berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidananya secara pasif, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas nanti,” ujar Kalapas.
Greenhouse Lapas terbuka pasaman telah dilengkapi dengan sistem budidaya hortikultura yang memungkinkan penanaman berbagai komoditas seperti melon, anggur, dan tanaman hortikultura lainnya. Penanaman melon kali ini dilakukan secara simbolis oleh Kalapas, diikuti oleh jajaran dan warga binaan yang terlibat aktif dalam kegiatan ini.
Sementara itu, panen anggur yang dilakukan bersamaan merupakan hasil dari proses budidaya selama beberapa bulan terakhir, yang dikelola secara intensif oleh tim pertanian lapas bersama warga binaan. Buah anggur yang dipanen menunjukkan kualitas yang baik dan diharapkan dapat menjadi produk unggulan pembinaan Lapas Terbuka Pasaman.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pembinaan yang menekankan pada aspek produktivitas, kemandirian, dan kontribusi terhadap ketahanan pangan lokal. Selain menjadi sarana pelatihan, hasil panen juga akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan internal lapas serta kegiatan ekonomi produktif warga binaan.
Sebagai langkah lanjutan, Lapas Terbuka Pasaman berencana memperluas area tanam dan meningkatkan diversifikasi komoditas pertanian guna memperkuat sistem pembinaan berbasis keterampilan dan menciptakan peluang kerja baru bagi WBP di masa depan.
Info lainnya  Lapas terbuka pasaman selenggarakan Sholat Idul Adha 1446 H, bersama petugas dan warga binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *