Perkuat Pemahaman Tugas Administratif dan Etika Kerja ASN Sejak Dini, CPNS Lapas Terbuka Pasaman Terima Materi Pembekalan dari Subbagian Tata Usaha.
Pasaman Barat – Dalam rangka mendukung pembentukan karakter aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan memahami tata kelola administrasi perkantoran secara komprehensif, Subbagian Tata Usaha Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Pasaman memberikan pembekalan materi kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024, pada kamis (3/7), bertempat di ruangan humas Lapas Terbuka Pasaman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian orientasi internal CPNS yang tengah memasuki tahap pembinaan awal untuk mengenal tugas dan fungsi unit kerja masing-masing secara lebih mendalam.
Kepala Subbagian Tata Usaha, Zulkifli menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap aspek ketatalaksanaan administrasi perkantoran, kode etik ASN, pelaporan keuangan negara, serta manajemen dokumen dan surat-menyurat resmi yang menjadi tulang punggung operasional sebuah lembaga pemerintahan.
“Administrasi bukan hanya soal kertas dan data, tapi cerminan akuntabilitas dan integritas sebuah lembaga. Seorang ASN dituntut untuk tidak hanya sigap dalam bekerja, tapi juga disiplin dalam mencatat, melaporkan, dan mempertanggungjawabkan,” ujar Kepala Subbagian TU dalam penyampaiannya.
Materi yang diberikan meliputi struktur organisasi, mekanisme disposisi surat masuk dan keluar, pengelolaan BMN (Barang Milik Negara), hingga proses pelaporan pertanggungjawaban kegiatan. CPNS juga diberi pemahaman teknis terkait aplikasi perkantoran dan sistem informasi yang digunakan dalam mendukung kerja-kerja administratif pemasyarakatan.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin Harjo menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dan menekankan pentingnya membangun kompetensi sejak dini.
“Kami ingin CPNS tidak hanya menguasai aspek teknis pemasyarakatan, tetapi juga mampu memahami nilai-nilai dasar birokrasi, sistem kerja, serta prinsip akuntabilitas. Di sinilah letak pentingnya peran tata usaha sebagai jantung penggerak administratif lembaga,” ujarnya.
Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu menjadi pondasi awal bagi para CPNS dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika reformasi birokrasi, khususnya di lingkungan pemasyarakatan yang sarat akan nilai kemanusiaan dan pelayanan publik.


