Pelatihan Karupuak Ubi Samba untuk WBP di Lapas Terbuka Pasaman Resmi Ditutup, Peserta Terima Sertifikat.
Pasaman Barat – Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Pasaman resmi menutup Pelatihan Kemandirian Pengolahan Karupuak Ubi Samba bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang menjadi salah satu program pembinaan kemandirian unggulan di lingkungan lapas terbuka. Kegiatan penutupan berlangsung di pendopo Lapas Terbuka Pasaman, pada Kamis (4/12) dan dihadiri oleh Kepala Lapas beserta jajaran.
Pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari ini bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada WBP, khususnya dalam bidang pengolahan pangan berbasis komoditas lokal, yaitu ubi samba. Dalam pelatihan tersebut, peserta dibimbing mengenai teknik pengolahan, proses produksi, pengemasan, hingga standar kebersihan dan keamanan pangan.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin harjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu langkah nyata untuk membekali WBP dengan kemampuan produktif yang dapat digunakan saat kembali ke masyarakat nantinya.
“Pembinaan kemandirian seperti pelatihan karupuak ubi samba ini menjadi sarana penting bagi WBP untuk memiliki keterampilan usaha. Kami berharap apa yang dipelajari dapat menjadi bekal berharga setelah mereka selesai menjalani masa pembinaan,” ujar Kalapas.
Pada kesempatan tersebut, para peserta (WBP) yang telah mengikuti pelatihan menerima sertifikat pelatihan sebagai bentuk pengakuan kompetensi dan partisipasi. Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Terbuka Pasaman.
Selain memberikan keterampilan, program ini juga mendukung pemanfaatan potensi bahan lokal di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan hasil pertanian ubi melimpah. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha kecil bagi WBP ketika kembali ke masyarakat.
Kegiatan penutupan berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama antara Kalapas, jajaran petugas, instruktur, dan peserta (WBP), pelatihan sebagai simbol keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Pasaman.


