Pasaman Barat – Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman menggelar Pembukaan Pelatihan Kemandirian yang diperuntukkan bagi warga binaan, dengan fokus pada dua bidang keterampilan yaitu teknik las listrik dan barber shop. Kegiatan ini dilaksanakan di pendopo Lapas, Jumat (19/9).
Acara pembukaan ditandai dengan pemasangan kokarde pada peserta pelatihan yang merupakan warga binaan terpilih. Program pelatihan ini akan berlangsung selama 12 hari, dengan harapan dapat memberikan bekal keterampilan praktis yang bermanfaat setelah warga binaan kembali ke masyarakat.
Dalam sambutannya, Kasubsi Giatja, Gunawan sakti menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan kemandirian. “Melalui keterampilan ini, kami berharap warga binaan dapat lebih siap dan percaya diri untuk kembali berbaur dengan masyarakat serta mandiri dalam bidang ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Kalapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin Harjo menegaskan pentingnya dukungan penuh dari seluruh jajaran agar kegiatan berjalan lancar. “Pembinaan kemandirian ini adalah salah satu program strategis pemasyarakatan yang harus kita dukung bersama. Keterampilan yang diperoleh nantinya diharapkan menjadi modal positif bagi warga binaan dalam menata masa depan,” ungkapnya.
Sedangkan instruktur pelatihan turut memberikan motivasi kepada para peserta agar mengikuti setiap sesi dengan serius dan disiplin. “Kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik langsung. Dengan kesungguhan, saya yakin keterampilan ini bisa dikuasai dan menjadi jalan untuk membuka usaha sendiri setelah bebas nanti,” jelas instruktur.
Dengan dibukanya pelatihan ini, Lapas Terbuka Pasaman menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang berkelanjutan, baik dari sisi kepribadian maupun kemandirian, sebagai bagian dari tujuan besar pemasyarakatan.



