KUA pasaman evaluasi pembinaan kepribadian warga binaan lapas terbuka pasaman.

KUA pasaman evaluasi pembinaan kepribadian
warga binaan lapas terbuka pasaman.
Pasaman barat – Rabu (10/9), Dalam rangka memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan, Lapas Terbuka Pasaman kembali menyelenggarakan kegiatan keagamaan berupa pembelajaran bacaan dan tata cara sholat. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebagai salah satu bentuk pembinaan mental dan spiritual yang menjadi bagian integral dari program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan.
Pada kesempatan kali ini, kegiatan pembinaan mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasaman yang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap jalannya program. Kehadiran Kepala KUA tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Lapas Terbuka Pasaman dengan lembaga keagamaan setempat dalam memberikan pendidikan rohani yang berkualitas kepada warga binaan.
Dalam kegiatan ini, warga binaan diberikan pemahaman mendalam mengenai bacaan sholat, tata cara pelaksanaannya sesuai tuntunan syariat, serta praktik langsung untuk memastikan pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan baik dan benar. Para penyuluh agama dari KUA juga turut membimbing warga binaan dalam memperbaiki bacaan Al-quran, doa-doa sholat, hingga gerakan sholat agar sesuai dengan kaidah.
Kalapas Terbuka Pasaman, Abraham benyamin harjo dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan ini menjadi pondasi penting dalam proses pembinaan kepribadian.
“Pembinaan kepribadian melalui jalur keagamaan adalah salah satu fokus utama kami. Dengan memahami tata cara sholat dan memperbaiki bacaan, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas ibadahnya, memperkuat iman, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kepala KUA Kecamatan Pasaman yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas komitmen Lapas Terbuka Pasaman dalam menjalankan pembinaan keagamaan. Ia juga menyampaikan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
“Kami melihat antusiasme warga binaan dalam mengikuti pembinaan ini sangat baik. Bacaan sholat dan tata cara ibadah yang diajarkan sudah berjalan sesuai tuntunan. Ke depan, kami akan terus memberikan pendampingan agar warga binaan tidak hanya mampu melaksanakan ibadah dengan baik, tetapi juga memahami makna spiritual di balik setiap amal ibadah yang dilakukan,” tegasnya.
Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperdalam ilmu agama sekaligus memperbaiki diri. Dengan adanya bimbingan dari KUA, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga dipraktikkan secara langsung dengan arahan dan koreksi. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan beribadah secara benar dan konsisten.
Salah seorang warga binaan menyampaikan rasa terima kasihnya atas adanya kegiatan ini.
“Kami merasa terbantu dengan bimbingan ini. Banyak bacaan dan gerakan sholat yang sebelumnya masih keliru, sekarang sudah mulai bisa kami perbaiki. Semoga ilmu ini bisa menjadi bekal ketika kami kembali ke masyarakat nanti,” ungkapnya.
Info lainnya  Stand Lapas terbuka pasaman Diserbu Pengunjung Legal Expo kumham 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *