Bukti Peningkatan Kegiatan Kemandirian, Warga Binaan Lapas Terbuka Pasaman kembali lakukan panen ikan lele tahap kedua sebanyak 100 kg.
Pasaman Barat – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Pasaman kembali menunjukkan hasil positif. Para warga binaan berhasil melakukan panen ikan lele tahap kedua dengan hasill mencapai 100 kilogram. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan di bidang perikanan terus mengalami peningkatan. Minggu (16/3/2025).
Kegiatan panen yang dilakukan pada hari minggu ini merupakan bagian dari program budidaya perikanan yang telah berjalan di Lapas Terbuka Pasaman. Dengan bimbingan petugas lapas dan tenaga ahli perikanan, warga binaan secara aktif terlibat dalam seluruh proses, mulai dari pembibitan, pemeliharaan, hingga panen.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, [Kusnan], Mengawasi langsung kegiatan panen tersebut, Kalapas menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para warga binaan dalam mengembangkan budidaya ikan lele ini. “Panen tahap kedua ini menunjukkan bahwa warga binaan semakin terampil dan program ini berjalan dengan baik. Diharapkan hasil panen berikutnya semakin meningkat sehingga bisa menjadi bekal keterampilan mereka setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain sebagai upaya pembinaan, hasil panen ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan dan mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas. Dengan keberhasilan ini, Lapas Terbuka Pasaman berkomitmen untuk terus mengembangkan program kemandirian lainnya agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka di masa depan.



