Lapas Terbuka Pasaman Tutup Pelatihan Kemandirian Tanaman Nilam dan Perikanan, warga binaan Terima Sertifikat pelatihan.

Lapas Terbuka Pasaman Tutup Pelatihan Kemandirian Tanaman Nilam dan Perikanan, warga binaan Terima Sertifikat pelatihan.
Pasaman Barat, Senin (1/9) – Lapas Terbuka Pasaman resmi menutup rangkaian kegiatan Pelatihan Kemandirian Tanaman Nilam dan Perikanan yang diikuti oleh warga binaan selama 12 hari. Penutupan kegiatan ditandai dengan prosesi pemberian sertifikat yang diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Terbuka Pasaman, didampingi pejabat struktural, staf, serta CPNS.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan keterampilan produktif yang difokuskan pada dua bidang, yakni budidaya tanaman nilam sebagai komoditas unggulan penghasil minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi, serta budidaya perikanan yang menjadi salah satu sektor ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, Kalapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin Harjo memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat.
“Hari ini kita menutup secara resmi pelatihan kemandirian budidaya tanaman nilam dan perikanan. Saya sangat bangga melihat antusiasme seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan ini dari awal hingga akhir. Keterampilan yang diperoleh hendaknya menjadi bekal berharga, tidak hanya selama berada di sini, tetapi juga ketika kembali ke tengah masyarakat nanti. Semoga ilmu yang didapat bisa dipraktikkan dan membawa manfaat,” ujar Kalapas.
Sementara itu, perwakilan instruktur pelatihan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja sama yang baik antara peserta dan penyelenggara.
“Selama 12 hari pelatihan, kami melihat kesungguhan dan kedisiplinan peserta dalam mengikuti setiap sesi, baik teori maupun praktik. Untuk budidaya nilam, para peserta telah memahami cara penanaman, perawatan, hingga proses panen yang benar. Sementara di bidang perikanan, peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai teknik pemeliharaan ikan yang dapat diterapkan secara mandiri. Kami berharap ilmu yang diberikan bisa dikembangkan lebih lanjut dan menjadi peluang usaha produktif di masa depan,” tutur instruktur.
Penutupan kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Usai penyerahan sertifikat, kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta, pejabat, serta instruktur.
Melalui pelatihan ini, Lapas Terbuka Pasaman menegaskan komitmennya dalam mendukung program kemandirian berbasis keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Diharapkan, warga binaan yang mengikuti pelatihan mampu lebih siap beradaptasi dan berkontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.
Info lainnya  Lapas Terbuka Pasaman Raih Penghargaan IKPA dari KPPN Lubuk Sikaping.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *