Pasaman barat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Pasaman menerima kunjungan dari jajaran Lapas Lubuk Sikaping dalam rangka studi tiru pengelolaan pemasyarakatan, Senin (16/12). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari berbagai program unggulan yang telah sukses diterapkan di Lapas Terbuka Pasaman, sehingga kesuksesannya dapat meraih predikat WBK.
Rombongan dari Lapas Lubuk Sikaping yang dipimpin oleh Kepala Lapas, Resman Hanafi S. Pt. MM, disambut langsung oleh Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Kusnan, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Kepala Lapas Terbuka Pasaman menjelaskan bahwa kolaborasi dan saling berbagi praktik terbaik merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.
“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Program-program yang kami jalankan bertujuan untuk memberdayakan warga binaan, agar mereka dapat lebih siap kembali ke masyarakat,” ujar Kepala Lapas Terbuka Pasaman.
Selama kunjungan, rombongan Lapas Lubuk Sikaping diajak untuk melihat langsung Area Sarana Asimilas Edukasi (SAE) dan lahan produktif yang dikelola oleh warga binaan sebagai bagian dari program kemandirian.
Kepala Lapas Lubuk Sikaping Resman Hanafi S. Pt. MM, menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan Lapas Terbuka Pasaman dalam mengimplementasikan program pembinaan yang terstruktur. “Kami sangat terinspirasi dengan apa yang telah dicapai di sini. Beberapa program akan kami coba adopsi untuk diterapkan di Lapas Lubuk Sikaping,” ujarnya.
Diharapkan, kunjungan studi tiru ini dapat mendorong terciptanya inovasi baru di Lapas Lubuk Sikaping sekaligus memperkuat hubungan antara kedua lembaga dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik.


