Perkuat Pembinaan Kemandirian, Kepala kanwil Ditjenpas Sumbar Laksanakan Bintorwasdal di Lapas Terbuka Pasaman
Pasaman Barat, – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, melaksanakan kegiatan Bimbingan, Monitoring, Pengawasan, dan Pengendalian (Bintorwasdal) di Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian dan profesionalisme sumber daya manusia.
Dalam pelaksanaannya, Kepala kanwil meninjau langsung kesiapan kebun singkong yang akan dipanen dalam agenda Panen Raya. Lahan pertanian singkong seluas kurang lebih satu hektar tersebut dinilai telah siap panen dengan estimasi hasil mencapai 20 hingga 30 ton. Hal ini menjadi salah satu bukti optimalisasi pemanfaatan lahan dalam mendukung program ketahanan pangan di Lapas Terbuka Pasaman.
Kepala kanwil juga meninjau proses penyulingan tanaman nilam yang dikembangkan di atas lahan seluas kurang lebih tiga hektar. Pada kesempatan tersebut, Kakanwil memberikan arahan dan dorongan kepada jajaran agar terus meningkatkan kualitas dan produktivitas. mulai dari pengelolaan bahan baku, proses penyulingan, hingga sistem distribusi hasil minyak nilam, sehingga memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dan berkelanjutan. “saya berharap agar jajaran terus meningkatkan kualitas dan produktivitas, mulai dari pengelolaan bahan baku, proses penyulingan, hingga sistem distribusi hasil minyak nilam agar memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dan berkelanjutan”
Di sisi lain, Kepala Kanwil, Kunrat Kasmiri memberikan penguatan terhadap petugas dan anak magang juga menjadi perhatian, khususnya terkait pentingnya struktur organisasi yang jelas dan tertata. komunikasi yang efektif antarjajaran, serta penanaman rasa memiliki dan rasa tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. “Petugas pemasyaraktan harus disiplin dalam melakukan pelaporan agar setiap laporan disampaikan tepat waktu, akurat, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan sebagai bentuk akuntabilitas dan profesionalisme kerja”, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat, Zulfikri, menekankan pentingnya koordinasi yang baik, baik secara internal maupun eksternal. “sebagai kunci kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan saya juga meminta agar anak magang untuk mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang dimiliki secara optimal, serta menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme selama menjalani kegiatan magang, ujarnya.
dilain kesempatan, Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan yang diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah. Ia menegaskan bahwa kegiatan Bintorwasdal ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
“Melalui bimbingan dan arahan langsung dari Bapak Kakanwil, kami semakin termotivasi untuk mengoptimalkan potensi yang ada di Lapas Terbuka Pasaman, baik di bidang pertanian maupun perkebunan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung program pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Kepala Lapas.
Melalui kegiatan Bintorwasdal ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan kemandirian, meningkatkan profesionalisme jajaran, serta memastikan program pemasyarakatan berjalan efektif, produktif, dan berkelanjutan di Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman.


