Lapas Terbuka Pasaman Tebar 5 Ribu Benih Ikan Lele, Sebagai Wujud Dukung program ketahanan pangan.

Lapas Terbuka Pasaman Tebar 5 Ribu Benih Ikan Lele, Sebagai Wujud Dukung program ketahanan pangan.

Pasaman Barat, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Pasaman kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menebar 5.000 benih ikan lele di kolam budidaya Lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta salah satu dari 13 program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Selasa (18/02/2025).

Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Kusnan menjelaskan bahwa program budidaya ikan lele ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan di bidang perikanan.

Info lainnya  "Warga Binaan Sukses Panen Jagung: Bukti Hasil Pembinaan Kemandirian"

“Kami ingin menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif, di mana warga binaan dapat belajar dan mengembangkan keterampilan budi daya ikan lele. Ini akan menjadi bekal bagi mereka saat kembali ke masyarakat nanti,” ujar Kusnan.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan di dalam lapas serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Hasil panen dari budidaya ikan lele nantinya akan dimanfaatkan untuk konsumsi internal maupun didistribusikan ke pihak-pihak yang membutuhkan.

Dengan adanya program ini, diharapkan warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan dengan baik, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan sebagai modal usaha setelah bebas nanti.

Lapas Terbuka Pasaman terus berkomitmen untuk melaksanakan program pembinaan berbasis kemandirian guna menciptakan warga binaan yang produktif dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.

Info lainnya  Kepala Lapas terbuka pasaman menghadiri kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 Tahun 2025

#kemenimipas
#guardandguide
#infoimipas
#pemasyarakatan
#ditjenpassumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *