Lapas terbuka pasaman Kembali Berikan Pelatihan Pembinaan Kemandirian bagi WBP.
Pasaman barat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tebuka Kelas IIB pasaman kembali memberikan pelatihan pembinaan kemandirian Las Listrik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bekerja sama dengan balai latihan kerja (BLK) pasaman barat, selasa (07/05).
bertempat di pendopo lapas terbuka pasaman, Kepala Lapas terbuka pasaman (Kusnan) membuka secara resmi kegiatan tersebut. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB berjalan dengan lancar, turut hadir Pejabat Struktural, Staf Lapas terbuka pasaman, dan beserta warga binaan (peserta pelatihan).
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasibinapigiatja), Bakri selaku Ketua Panitia melaporkan bahwa kegiatan pelatihan Las Listrik diikuti oleh 20 orang warga binaan, yang dalam penyelenggaraannya bekerjasama dengan pihak Balai Latihan Kerja (BLK) Pasaman Barat. “Untuk lama pelaksanaannya selama 12 hari kerja terdiri dari teori dan praktek,” tuturnya.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memperhatikan dengan baik dan serius apa yang diajarkan dan kepada Instruktur untuk dapat memberikan pelatihan sesuai materi yang akan di ajarkan,” ujar Bakri.
Instruktur pelatihan, Mulyadi, Sangat berterimakasih kepada Lapas Terbuka Pasaman yang telah memberikan kesempatan untuk membagikan ilmunya kepada para warga binaan. “Semoga para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan ilmunya nanti dapat bermanfaat khususnya bagi peserta pelatihan sendiri,” harapnya.
Kemudian, Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Kusnan mengharapkan kepada ke 20 Wargabinaan yang akan mengikuti pelatihan untuk serius dalam mengikuti pelatihan.
“Tidak semua orang dapat diberi kesempatan untuk mengikuti kegiatan keterampilan, sehingga dengan adanya Pelatihan Keterampilan di Lapas Terbuka Pasaman, saudara sekalian harus bersyukur karena diberi kesempatan serta serius dalam mengikuti pelatihan karena selain memperoleh ketrampilan juga mendapatkan Sertifikat Pelatihan yang dapat menjadi bekal setelah kembali ketengah-tengah masyarakat,” terang Kusnan.


