Lapas Terbuka Pasaman Gelar Pengajian dan Zikir Bersama, Perkuat Iman dan Kebersamaan

Pasaman Barat, – Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Pasaman menggelar kegiatan Pengajian dan Zikir Bersama, yang berlangsung di Aula Lapas Terbuka Pasaman, Jumat (6/2).

Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas Lapas Terbuka Pasaman, anggota Dharma Wanita Persatuan, peserta magang, serta warga binaan pemasyarakatan (WBP). Pengajian dan zikir bersama tersebut menjadi salah satu upaya dalam memperkuat pembinaan rohani, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan kebersamaan dan keharmonisan di lingkungan Lapas Terbuka Pasaman. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala Lapas Terbuka Pasaman. Dalam sambutannya, Kalapas menekankan pentingnya pembinaan spiritual sebagai pondasi dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari, baik bagi petugas maupun warga binaan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan pengajian dan zikir bersama ini sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki akhlak, serta memperkuat integritas dan rasa tanggung jawab.

Info lainnya  Langkah Tegas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan: Pindahkan 64 Orang Narapidana Risiko Tinggi ke Nusakambangan untuk Cegah dan Berantas Peredaran Narkoba.

Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Terbuka Pasaman. Dalam kesempatan tersebut, DWP menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh unsur di lingkungan Lapas Terbuka Pasaman. Kegiatan ini dinilai mampu mempererat silaturahmi antara petugas, Dharma Wanita, peserta magang, dan warga binaan, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Suasana religius semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti zikir bersama, sebagai bentuk ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon keberkahan dalam setiap langkah dan tugas yang dijalani.

Setelah itu, kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Rofi dengan judul “Mari Bersihkan Hati dan Tingkatkan Iman”. Dalam tausiahnya, Ustaz Muhammad Rofi mengajak seluruh peserta untuk senantiasa membersihkan hati dari sifat-sifat negatif, memperbaiki niat dalam setiap perbuatan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga menekankan pentingnya sikap saling memaafkan, menjaga persaudaraan, dan membangun kehidupan yang dilandasi nilai-nilai keikhlasan dan kebersamaan.

Info lainnya  Dalam Rangka Menyambut HUT ke-80 RI, Lapas Terbuka Pasaman Laksanakan Kegiatan Donor Darah.

Tausiah tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta, baik dari kalangan petugas, Dharma Wanita, peserta magang, maupun warga binaan, tampak antusias mengajukan pertanyaan dan berdiskusi seputar materi yang disampaikan. Sesi ini menjadi ruang refleksi dan pembelajaran bersama dalam memperdalam pemahaman keagamaan.

Sebagai penutup, seluruh peserta kegiatan melaksanakan sesi saling bermaafan antara pegawai, anggota Dharma Wanita, peserta magang, dan warga binaan. Momen ini berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan, sebagai wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan yang ingin dibangun melalui kegiatan pengajian dan zikir bersama.

Melalui kegiatan ini, Lapas Terbuka Pasaman berharap dapat terus menumbuhkan suasana kerja dan pembinaan yang religius, humanis, dan harmonis, serta menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.

Info lainnya  Penuhi Undangan, Kalapas terbuka pasaman Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *