Pasaman Barat – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Pasaman Melaksanakan Kegiatan Penggeledahan di barak hunian warga binaan, Kamis (27/03).
Kegiatan ini sebagai bentuk deteksi dini guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas
Kegiatan Penggeledahan Barak Hunian Warga Binaan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Suparman, didampingi Kepala seksi Keamanan dan Ketertiban, Jumula Rahmat dan beserta petugas regu pengamanan yang melaksanakan piket jaga.
Dalam Apel KPLP, Suparman Menegaskan sebelum kegiatan “Pemasyarakatan Bersih-Bersih” ini bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah nyata dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Lapas Terbuka Pasaman.
“Terima kasih kepada para Petugas yang telah berkenan hadir. Kehadiran Rekan-rekan sangat membantu untuk memastikan Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman bersih dari gangguan keamanan dan ketertiban,” tegas Suparman.
Setelah apel, tim langsung menyisir seluruh Barak hunian. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP). Dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan handphone maupun narkoba. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan, seperti senjata tajam, barang berbahan kaca dan besi.
Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman (Kalapas), Kusnan, menyatakan bahwa razia ini merupakan wujud komitmen kuat Pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).
“Kegiatan Pemasyarakatan Bersih-Bersih adalah komitmen nyata kami yang siap mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif,” ungkap Kusnan.
Kusnan menambahkan, kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut instruksi Dirjenpas serta mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba dan penipuan di Lapas dan Rutan. Selain itu, langkah ini selaras dengan salah satu program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, yakni memperkuat pencegahan serta pemberantasan korupsi dan narkoba.
“Bersih-Bersih” Bukan Sekedar Seremonial, Tapi Komitmen Penuh Wujudkan Lapas Aman dan Bersih dari Halinar.



