Pasaman Barat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Pasaman bekerjasama dengan Penyuluh Agama Islam KUA Pasaman melakukan kegiatan Pelatihan Pengurusan Jenazah Bagi Warga Binaan, Jumat (6/7).
Pelatihan ini diikuti oleh semua Warga Binaan muslim, diawasi langsung oleh Petugas Rupam dan Staf, Fikrul azimi, Beserta Penyuluh dari KUA Pasaman Ustad Supri.
Fikrul Azimi mengatakan bahwa pelatihan ini sangat penting artinya dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Penyelenggaraan Jenazah ini tidak semua orang tahu dan mau melaksanakannya.
“Dalam pengurusan jenazah perlu ilmu terkait tata cara pelaksanaanya, mulai dari persiapan penyelenggaraan hingga sampai denga penguburan jenazah,” tuturnya.
Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Ust. Supri yang merupakan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Pasaman. Beluau menyampaikan secara detail tentang tata cara penyelenggaraan jenazah mulai dari teori dan praktek memandikan Jenazah.
Menurut Ust. Supri pelatihan ini bersifat aplikatif karena setelah teori langsung dilanjutkan praktek bagaimana mengurus jenazah dengan alat peraga yang telah disiapkan.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Kusnan menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting karena di masa sekarang ini banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara mengurusi jenazah orang yang sudah meninggal.
“Pembinaan ini sangat penting, terutama pada saat mereka bebas nanti dan kembali kepada masyarakat. Mereka bisa mengetahui bagaimana caranya mengurusi jenazah sekaligus dapat membantu orang lain. Hal ini dapat membina kualitas keagamaan yang lebih mendalam di masyarakat,” jelas Kusnan.


