Lapas Terbuka Pasaman Sukses Gelar Panen Raya sebagai Wujud Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan.
Pasaman Barat — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Pasaman Sukses melaksanakan kegiatan panen raya pada Rabu, 21 Mei 2025, sebagai bentuk nyata pelaksanaan program pembinaan kemandirian warga binaan yang mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sumatera barat, Ka Upt Se Sumatera Barat, beserta Aparat Penegak Hukum dan Forkopimda Pasaman Barat.
Panen raya ini dilaksanakan di area lahan Perkebunan Singkong milik Lapas Terbuka Pasaman, yang selama ini dikelola langsung oleh warga binaan dengan pendampingan teknis dari petugas pembinaan. Komoditas yang dipanen pada saat ini adalah ubi roti atau dikenal dengan Ubi Singkong dimulai dari penanaman sampai panen membuthkan waktu sekitar 6-8 bulan.
Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaaan, Dalam Sambutannya mengapresiasi keberhasilan Lapas Terbuka Pasaman dalam mengelola lahan perkebunan yang menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pembinaan yang humanis dan produktif.
“Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan pertanian, tetapi juga simbol komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas kehidupan narapidana melalui program pertanian yang mendukung ketahanan pangan”. Ungkap Yulius Sahruzah.
Kegiatan di awali dengan penampilan tarian randai WBP dari Lapas Tanjung pati, sambutan oleh ibu Kepala Kanwil, Sambutan Bupati Pasaman Barat yang di wakili oleh asisten 1, dan sambutan serta pembukaan acara panen raya oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, dan di akhiri dengan makan bersama dan ramah tamah.

