Pasaman Barat – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terbuka pasaman menggelar kegiatan bertajuk “Lapaska Idol”, sebuah ajang pencarian bakat tarik suara yang diperuntukkan bagi warga binaan pemasyarakatan, Sabtu (26/4).
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lapas Terbuka pasaman yang bertemekan “Lapaska Idol”, menjadi salah satu bagian dari agenda kreatif pembinaan kepribadian, dengan fokus pada pengembangan minat dan bakat warga binaan dalam bidang seni, khususnya seni tarik suara.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan bentuk dari pembinaan ekspresif yang bertujuan membangkitkan rasa percaya diri, semangat kolaborasi, serta sikap kompetitif yang sehat di kalangan warga binaan.
“Setiap individu di sini memiliki potensi untuk bertumbuh dan berubah. Lewat kegiatan ini, kami ingin menyalurkan energi positif warga binaan ke arah yang produktif, sehingga masa pembinaan mereka benar-benar menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas,” ujarnya.
Ajang ini diikuti oleh seluruh warga binaan, dengan menampilkan lagu-lagu lintas genre. Penilaian dilakukan oleh tim pembina lapas serta petugas struktural yang berpengalaman dalam pengelolaan program pembinaan nonformal.
Selain menjadi sarana pembinaan mental dan karakter, “Lapaska Idol” juga diharapkan dapat mempererat hubungan sosial antarwarga binaan dan antara warga binaan dengan pembina mereka, dalam suasana yang positif dan penuh semangat perubahan.
Lapas Terbuka Pasaman berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program serupa yang mengedepankan nilai-nilai edukatif, kreatif, dan humanis, sejalan dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam membangun sistem pemasyarakatan yang inklusif dan rehabilitatif.

