Hari Kedua IPPAFEST 2025 : Stan Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat konsisten tampilkan ragam karya warga binaan yang penuh inovasi.
Pasaman Barat – Jakarta – Kegiatan Indonesian Prison Product and Art Festival (IPPAFest) 2025 memasuki hari kedua dengan antusiasme pengunjung yang semakin tinggi. Bertempat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, festival yang digelar selama tiga hari ini menjadi ajang etalase karya dan kreativitas warga binaan dari seluruh Indonesia.
Pada hari kedua ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) sumatera barat kembali menunjukkan eksistensinya dengan memamerkan beragam hasil pembinaan warga binaan di stan pameran yang dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan.
Produk-produk yang ditampilkan di stan Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat mencerminkan keterampilan, ketekunan, dan kreativitas warga binaan, serta menunjukkan bagaimana pembinaan di dalam lapas dapat membuahkan hasil nyata dan bernilai ekonomis. Di antara produk-produk unggulan yang dipamerkan adalah mulai dari kerajinan tangan, slipper, sepatu, lukisan, hingga selendang koto gadang yang semuanya merupakan hasil karya WBP dari berbagai UPT pemasyarakatan di wilayah Sumatera Barat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok pemasyarakatan, ada proses pembinaan yang serius dan menghasilkan karya nyata. Tidak hanya untuk menumbuhkan keterampilan, tetapi juga membentuk kepercayaan diri, harapan, dan kontribusi warga binaan terhadap masyarakat,” ujar ibu Marselina Budiningsih.
Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat akan terus menampilkan produk-produk unggulan hingga hari terakhir IPPAFest pada 23 April 2025. Hal ini sejalan dengan motto kita yakni Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.


