Pastikan Situasi Tetap Kondusif, pasca hari raya Idul Fitri, Lapas terbuka pasaman Lakukan Razia Pada barak Hunian WBP.

Pastikan Situasi Tetap Kondusif, pasca hari raya Idul Fitri, Lapas terbuka pasaman Lakukan Razia Pada barak Hunian WBP.

Pasaman barat – Pasca hari raya Idul Fitri 1445 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terbuka kelas IIB pasaman kembali melakukan penggeledahan rutin pada kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), rabu (17/04).


Kegiatan penggeledahan ini dipimpin oleh Kasiminkamtib Lapas Terbuka pasaman, Jumula rahmat beserta jajaran regu pengamanan Lapas terbuka pasaman.

Penggeledahan ini merupakan kegiatan preventif yang dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban karena adanya barang-barang terlarang yang masuk kedalam barak hunian Warga Binaan Lapas terbuka pasaman.

Dari kegiatan penggeledahan ini barang-barang yang berhasil diamankan antara lain, sendok besi, paku, silet, tali dan barang lainnya yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, sedangkan barang-barang terlarang seperti handphone dan narkotika tidak ditemukan.

Setelah selesai melakukan penggeledahan, para Warga Binaan juga diberikan pengarahan oleh Kasiminkamtib, Jumula rahmat untuk tetap menaati setiap aturan yang berlaku di dalam Lapas serta tetap menjaga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.

Info lainnya  Kalapas Perkuat Sinergi melalui Muscab Pramuka

“Kepada semuanya kami himbau untuk dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif, dengan tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas agar tidak mengganggu keamanan dan ketertiban dalam Lapas,” ujarnya.

Senada dengan itu Kalapas lapas terbuka pasaman, Kusnan juga mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan razia ini merupakan implementasi dari 3+1 yaitu 3 Kunci Pemasyarakatan Maju dan Back to Basics yakni deteksi dini dan berperan aktif dalam pemberantasan peredaran narkoba.

“Selain pemantauan dan pengawasan, penggeledahan atau razia rutin juga harus terus dilakukan dalam meminimalisir barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masuk kedalam kamar hunian Warga Binaan,” tutupnya.

HUMASLPTPASAMAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *