Lapas Terbuka Pasaman Tegaskan Komitmen Zero Halinar, Seluruh Petugas Ikrar Tanpa Toleransi
Pasaman Barat, 24 April 2026 — Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Pasaman kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan tertib melalui deklarasi serta ikrar bersama Zero Halinar, yang diikuti seluruh jajaran petugas, Jumat pagi.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Seluruh pegawai mengikuti apel dan pembacaan ikrar sebagai bentuk keseriusan institusi dalam memberantas peredaran handphone, pungutan liar, dan narkoba atau yang dikenal dengan istilah Halinar di dalam lingkungan lapas.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman dalam amanatnya menegaskan bahwa komitmen Zero Halinar bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata yang harus diwujudkan melalui integritas, disiplin, serta pengawasan berkelanjutan oleh seluruh petugas.
Menurutnya, setiap insan pemasyarakatan memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga marwah institusi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat dan pembinaan kepada warga binaan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Ia juga menekankan bahwa tidak ada ruang toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun oknum petugas. Penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten, transparan, dan berkeadilan.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh petugas secara bersama-sama mengucapkan ikrar Zero Halinar sebagai bentuk kesiapan untuk menolak segala bentuk penyimpangan, tidak terlibat dalam praktik ilegal, serta siap mendukung terciptanya lapas yang bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain pembacaan ikrar, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai simbol kesungguhan jajaran Lapas Terbuka Pasaman dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional serta berintegritas.
Deklarasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung program reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus mewujudkan satuan kerja yang bersih dari penyalahgunaan wewenang dan praktik-praktik yang merugikan institusi.
Dengan adanya komitmen bersama tersebut, Lapas Terbuka Pasaman berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan semakin meningkat. Selain itu, situasi lapas yang aman dan kondusif diharapkan dapat mendukung keberhasilan program pembinaan bagi warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan dan pengawasan yang konsisten, Lapas Terbuka Pasaman menegaskan akan terus menjaga integritas serta mewujudkan pemasyarakatan yang pasti bermanfaat untuk masyarakat.


