Menuai Hasil Pembinaan Kemandirian, WBP Lapas Terbuka Pasaman terima premi
Pasaman Barat, Rabu (11/3) – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Pasaman kembali merasakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang dijalankan di dalam lapas. Melalui berbagai kegiatan kerja dan pelatihan yang dilakukan secara rutin, para WBP tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga mendapatkan premi sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja mereka.
Pemberian premi tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kerja, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab bagi para WBP selama menjalani masa pidana. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempersiapkan mereka agar memiliki bekal keterampilan saat kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin harjo menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu fokus utama dalam proses pemasyarakatan. Melalui kegiatan kerja produktif, WBP dilatih untuk mengembangkan kemampuan serta membangun mental kerja yang positif.
“Pembinaan kemandirian ini menjadi bekal penting bagi warga binaan. Selain memperoleh keterampilan, mereka juga mendapatkan premi dari hasil kerja yang dilakukan. Harapannya, ini dapat memotivasi mereka untuk terus berusaha memperbaiki diri,” ujarnya.
Program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Pasaman sendiri mencakup berbagai bidang kegiatan, seperti pertanian, perkebunan, hingga kegiatan produktif lainnya yang bernilai ekonomi. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nantinya.
Dengan adanya pemberian premi tersebut, diharapkan para WBP semakin termotivasi untuk mengikuti setiap program pembinaan yang ada. Hal ini juga menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas Terbuka berorientasi pada pembentukan kemandirian serta reintegrasi sosial bagi warga binaan.

