Kunjungi Lapas Terbuka Pasaman, Kakanwil Ditjenpas Sumbar Beri Penguatan dan Lakukan Penanaman Ubi
Pasaman Barat, – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat melakukan kunjungan dan survei ke Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Pasaman, Kamis (9/1). Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan program pembinaan kemandirian sekaligus memberikan penguatan kepada jajaran petugas Lapas Terbuka Pasaman.
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Sumatera Barat juga melakukan peninjauan terhadap lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang dikelola oleh Lapas Terbuka Pasaman sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lapas dalam menyongsong kegiatan panen raya yang direncanakan dalam waktu mendatang.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan pertanian pada lahan SAE, Kakanwil Ditjenpas Sumatera Barat melakukan penanaman ubi bersama jajaran Lapas Terbuka Pasaman. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian di lapas terbuka sebagai sarana pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi warga binaan.
Dalam arahannya, Kakanwil, Kunrat Kasmiri menekankan pentingnya peran Lapas Terbuka dalam sistem pemasyarakatan, khususnya sebagai wadah pembinaan lanjutan yang berorientasi pada kemandirian dan reintegrasi sosial warga binaan. Ia mengingatkan jajaran petugas agar terus menjaga komitmen, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Program pembinaan kemandirian harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Lapas terbuka memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat,” ujar Kakanwil dalam penguatannya.
Sementara itu Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abaraham Benyamin Harjo menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan yang diberikan oleh Kakanwil Ditjenpas Sumatera Barat. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pengelolaan program kemandirian, khususnya di bidang pertanian.
Selain memberikan penguatan, Kakanwil juga berdialog dengan para Peserta Magang yang ada di lapas terbuka pasaman terkait program dan capaian pelaksanaan program pembinaan di Lapas Terbuka Pasaman. Diskusi tersebut menjadi sarana Pembelajaran sekaligus penyelarasan program agar selaras dengan kebijakan dan arah pemasyarakatan ke depan.



