Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Usaha, Lapas Terbuka Pasaman Gelar Pelatihan Papan Bunga dan Meubelair Lanjutan!
Pasaman Barat, Jumat (31/10) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Pasaman kembali melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan melalui kegiatan pelatihan pembuatan papan bunga dan meubelair lanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja warga binaan agar memiliki kemampuan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana.
Kegiatan pembukaan pelatihan berlangsung di Pendopo Lapas Terbuka Pasaman dan dihadiri oleh Kepala Lapas Terbuka Pasaman beserta jajaran pejabat struktural, instruktur pelatihan, serta seluruh peserta warga binaan yang telah memenuhi syarat keikutsertaan. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan sebelumnya yang difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis dan kualitas hasil kerja di bidang keterampilan tangan dan produksi meubelair.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin harjo menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu pilar utama dalam sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembekalan keahlian praktis.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan nyata yang dapat menjadi modal warga binaan untuk bekerja secara mandiri setelah bebas nanti. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pembinaan berbasis produktivitas,” ujarnya.
Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama 12 hari kedepan dengan sistem praktik langsung di bengkel kerja Lapas Terbuka Pasaman. Setiap peserta diwajibkan menyelesaikan proyek karya yang menjadi indikator evaluasi pembelajaran. Hasil pelatihan nantinya akan dipamerkan dalam kegiatan internal lapas sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas warga binaan.
Kepala Lapas menambahkan bahwa pembinaan seperti ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemandirian warga binaan. Sinergi antara pihak lapas, instruktur, dan warga binaan diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
Program pelatihan kemandirian ini merupakan bagian dari agenda pembinaan Lapas Terbuka Pasaman yang terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pembinaan berbasis keterampilan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu menyiapkan diri menjadi individu yang produktif dan berdaya saing ketika kembali ke masyarakat.
Sebagai penutup kegiatan pembukaan, dilakukan sesi foto bersama antara jajaran pejabat Lapas, instruktur pelatihan, dan warga binaan peserta pelatihan sebagai simbol dimulainya kegiatan pembinaan kemandirian tahap lanjutan.

