Lapas Terbuka Pasaman Gelar Pembukaan Kegiatan Rehabilitasi Sosial bagi Warga Binaan
Pasaman Barat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Pasaman menggelar Pembukaan Kegiatan Rehabilitasi Sosial bagi Warga Binaan, bertempat di pendopo Lapas Terbuka Pasaman, Selasa (14/10). Acara ini dihadiri oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman serta Puskesmas Sukomenanti Pasaman Barat, sebagai bentuk kolaborasi lintas instansi dalam mendukung pembinaan warga binaan menuju kehidupan yang lebih sehat dan produktif.
Kegiatan rehabilitasi sosial ini bertujuan untuk memberikan pembinaan, pendampingan, serta edukasi kesehatan mental dan fisik bagi warga binaan, khususnya yang memiliki riwayat penyalahgunaan narkoba, agar dapat kembali berperan aktif di masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Kepala BNNK Pasaman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya Lapas Terbuka Pasaman dalam menginisiasi kegiatan rehabilitasi sosial ini. “Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan rehabilitasi sosial ini sebagai langkah nyata dalam membina warga binaan agar dapat pulih secara mental, sosial, dan spiritual. Sinergi antara Lapas Terbuka Pasaman, BNNK, dan instansi kesehatan sangat penting untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Kepala BNNK Pasaman. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat tanpa narkotika.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sukomenanti Pasaman Barat menekankan pentingnya aspek kesehatan dalam proses pembinaan warga binaan. “Kami berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan ini melalui pemeriksaan kesehatan rutin, penyuluhan, serta pendampingan medis bagi warga binaan. Rehabilitasi sosial tidak hanya berfokus pada penyembuhan perilaku, tetapi juga pemulihan kondisi fisik dan mental agar mereka siap kembali ke lingkungan masyarakat,” jelasnya.
Beliau berharap sinergi lintas sektor ini dapat terus berlanjut dan menjadi model kerja sama yang berkelanjutan dalam pembinaan dan pemberdayaan warga binaan di Kabupaten Pasaman Barat.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan rehabilitasi sosial ini. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga binaan, baik mental, sosial, maupun spiritual. Kegiatan ini bukan hanya bagian dari program pembinaan, tetapi juga wujud kepedulian kami terhadap masa depan mereka,” ujar Kepala Lapas
Pada kesempatan yang sama, beliau secara resmi membuka kegiatan rehabilitasi sosial bagi warga binaan Lapas Terbuka Pasaman, yang ditandai dengan Mengetuk Mikrophonnya sebanyak 3 kali. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum perubahan positif bagi seluruh warga binaan, sehingga setelah bebas nanti mereka mampu beradaptasi, produktif, dan berkontribusi bagi masyarakat,” tambahnya.




