kalapas terbuka pasaman ikuti penguatan dukungan manajemen dalam rangka optimalisasi tugas dan fungsi pemasyarakatan dari kakanwil ditjenpas sumatera barat

kalapas terbuka pasaman ikuti penguatan dukungan manajemen dalam rangka optimalisasi tugas dan fungsi pemasyarakatan dari kakanwil ditjenpas sumatera barat.

Pasaman Barat, Sabtu (4/10) – Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat melaksanakan kegiatan penguatan dukungan manajemen yang signifikan di Aula LPKA Payakumbuh, sebagai upaya strategis untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) se-Sumatera Barat, mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan sinergi dan koordinasi antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

Dalam konteks implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, penguatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh UPT beroperasi secara maksimal, selaras dengan program pemerintah pusat dan arahan Presiden. Kakanwil Ditjenpas Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri menekankan pentingnya kolaborasi multidimensi dengan institusi seperti TNI-Polri, Forkopimda, serta pihak ketiga, sebagai pilar krusial dalam memperkuat ekosistem pembinaan yang efektif dan responsif terhadap dinamika sosial.

Info lainnya  Kalapas Terbuka Pasaman Hadiri Kegiatan Penguatan Pelaksanaan Kinerja dan Reformasi Birokrasi untuk Capaian Kinerja Tahun 2025 oleh Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media

Arahan Kakanwil juga menyoroti imperatif inovasi berkelanjutan dalam pemasyarakatan, menggarisbawahi bahwa Ka. UPT harus proaktif mengembangkan strategi adaptif yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan kontemporer. Hal ini sejalan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-36.OT.02.02 Tahun 2020 tentang Standar Pelayanan Pemasyarakatan, yang mengamanatkan pelayanan prima dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Penguatan dukungan manajemen ini tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan pelaporan yang transparan kepada pimpinan pusat. Diharapkan, seluruh UPT dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk mewujudkan program-program pemasyarakatan yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini secara aman dan tertib, Ditjenpas Sumatera Barat menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan, seiring dengan aspirasi menciptakan lingkungan yang mendukung reintegrasi sosial dan kemajuan masyarakat.

Info lainnya  Hasilkan 58 Kg dari 10.000 Bibit, Lapas Terbuka Pasaman Sukses Panen Lele Tahap Pertama.

#kemenimipas
#guardandguide
#infoimipas
#pemasyarakatan
#ditjenpassumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *