“Pada hari kelima pelatihan, warga binaan Lapas Terbuka Pasaman Hampir rampung membuat satu unit keramba berukuran 4×2 meter sebagai bagian dari pembinaan kemandirian di bidang budidaya perikanan.”

“Pada hari kelima pelatihan, warga binaan Lapas Terbuka Pasaman Hampir rampung membuat satu unit keramba berukuran 4×2 meter sebagai bagian dari pembinaan kemandirian di bidang budidaya perikanan.”
Pasaman Barat, Rabu (6/8) – Sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Pasaman kembali melanjutkan pelatihan pembuatan keramba pada hari kelima. Kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya pemberdayaan warga binaan melalui pembekalan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nantinya.
Dalam sesi pelatihan hari kelima ini, warga binaan difokuskan pada proses pembuatan satu unit keramba berukuran 4×2 meter. Di bawah bimbingan instruktur, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahap pembuatan, mulai dari pemotongan bahan, perakitan rangka, hingga pengujian kekuatan struktur keramba.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin Harjo, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan teknis budidaya perikanan, yang memiliki prospek baik dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami berharap keterampilan ini tidak hanya menjadi bekal pasca-pembebasan, tapi juga menjadi motivasi untuk hidup lebih baik dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Kalapas.
Program pelatihan pembuatan keramba ini direncanakan berlangsung selama 12 hari, mencakup aspek teknis, manajerial, hingga pemasaran hasil budidaya. Lapas Terbuka Pasaman terus berkomitmen membina warga binaan melalui kegiatan yang bermakna dan berorientasi pada rehabilitasi sosial.
Info lainnya  Kalapas terbuka pasaman Pimpin Rapat Penguatan Pembangunan ZI Menuju wilayah birokras bersih melayani WBBM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *