Langsung Praktek di Lapangan, CPNS Lapas Terbuka Pasaman Mulai Dilibatkan Dalam Razia Kamar Hunian Warga Binaan.

Langsung Praktek di Lapangan, CPNS Lapas Terbuka Pasaman Mulai Dilibatkan Dalam Razia Kamar Hunian Warga Binaan.
Pasaman Barat – Dalam upaya mempercepat proses adaptasi dan penguatan kapasitas teknis di lingkungan pemasyarakatan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Formasi 2024 di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Pasaman mulai dilibatkan secara langsung dalam pelaksanaan razia kamar hunian warga binaan, Kamis pagi (10/7), yang dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan orientasi pegawai baru.
Kegiatan razia dilakukan secara terpadu dan terstruktur, dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Rusdiansyah bersama regu pengamanan, dengan pengawasan langsung oleh pejabat struktural terkait. CPNS secara aktif mengikuti seluruh tahapan mulai dari apel kesiapan, pembagian tugas, hingga penyisiran dan pendataan barang-barang terlarang di dalam kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Keterlibatan CPNS dalam razia ini tidak hanya sebagai latihan fisik, tapi juga sebagai pembelajaran mental dan etika pengamanan. Mereka diajarkan untuk bertindak sesuai prosedur, humanis, namun tetap tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar KPLP Lapas Terbuka Pasaman.
Kegiatan razia merupakan bagian dari rutinitas pengamanan yang bertujuan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, alat komunikasi ilegal, maupun benda lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin Harjo menyampaikan bahwa pelibatan CPNS dalam kegiatan lapangan merupakan strategi penting dalam membentuk karakter ASN pemasyarakatan yang siap kerja dan berintegritas.
“Kami ingin sejak dini, CPNS memahami kondisi riil di lapangan. Bahwa tugas di pemasyarakatan bukan hanya administrasi, tapi juga tanggung jawab fisik dan mental yang membutuhkan kesiapsiagaan, kerja sama tim, serta kepekaan sosial dalam menangani Warga Binaan,” terang Kalapas.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan dilakukan sesuai prosedur standar operasional (SOP) dan dengan pendekatan yang menjunjung tinggi prinsip humanisme dan hak asasi manusia (HAM).
Dengan kegiatan ini, Lapas Terbuka Pasaman tidak hanya membina warga binaan, tetapi juga mendidik aparatur negara baru agar tumbuh menjadi pegawai yang profesional, responsif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan tugas di lingkungan pemasyarakatan.
Info lainnya  Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman Ajak Petugas Hayati Nilai Pancasila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *