Lapas Terbuka Pasaman Berkolaborasi dengan Dinas Sosial Normalisasikan Sungai di Padang Tujuh

Lapas Terbuka Pasaman Berkolaborasi dengan Dinas Sosial Normalisasikan Sungai di Padang Tujuh

Pasaman Barat – Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Pasaman berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan gotong royong normalisasi selokan yang berada di kawasan Padang Tujuh, tepatnya di samping Kantor Perpustakaan Padang tujuh, Selasa (23/12). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan potensi banjir.

Dalam kegiatan tersebut, Lapas Terbuka Pasaman menurunkan sepuluh orang warga binaan pemasyarakatan yang didampingi oleh petugas lapas. Bersama jajaran Dinas Sosial Pasaman Barat, mereka membersihkan sampah serta endapan yang menyumbat aliran selokan agar kembali berfungsi dengan baik.

Kepala Lapas Terbuka Pasaman, Abraham Benyamin Harjo menyampaikan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari pembinaan dan proses asimilasi di luar lapas. Selain memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab kepada warga binaan.

Info lainnya  Suasana Haru Warnai Pelepasan Pegawai Purnabakti Lapas Terbuka Pasaman.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berkontribusi positif kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Kolaborasi dengan Dinas Sosial menjadi wujud sinergi antarinstansi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kalapas.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat mengapresiasi keterlibatan Lapas Terbuka Pasaman dan warga binaan dalam kegiatan normalisasi sungai tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko bencana, khususnya di kawasan rawan genangan air.

Kegiatan gotong royong berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Normalisasi sungai diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya penyumbatan yang berpotensi menimbulkan banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Info lainnya  Kalapas Hadiri Apel Gelar Pasukan dan Rakor Lintas Sektoral Ketupat Singgalang 2025 di Polres Pasaman Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *